Mengenai Saya

Foto saya
Guru PAK dan Budi Pekerti SMA Negeri 1 Halmahera Utara

Luciana M.Nanlohy, S.Si.Teol

Luciana M.Nanlohy, S.Si.Teol
Kesulitan, tantangan dan air mata merupakan cara Tuhan menempa kita untuk menjadi pribadi yang kuat. Perbanyaklah bersyukur, hindari mengeluh, Tetaplah berpengharapan rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera.

Luciana M.Nanlohy, S.Si.Teol

Luciana M.Nanlohy, S.Si.Teol
Orang tua melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai ayah dan ibu, sejak anak dalam kandungan sampai ia dewasa. hal ini tidak mudah, membutuhkan kesabaran, kerja keras dan rasa tanggung jawab yang besar. sampai kapan pun budi baik orang tua tidak pernah terbalaskan.

Luciana M.Nanlohy, S.Si.Teol

Luciana M.Nanlohy, S.Si.Teol

Latest Posts

Rabu, 11 November 2020

Artikel : Respon Peserta Didik Dalam Pembelajaran Daring di SMA N 1 Halmahera Utara

Luciana M. Nanlohy, S. Si. Teol

 Respon Peserta Didik Dalam Pembelajaran Daring di SMAN 1 Halmahera Utara

Setiap individu tentu ingin mengenyam pendidikan yang layak. untuk mengetahui sesuatu seseorang harus melewati proses yang namanya belajar. Belajar merupakan proses yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu, bahkan lebih dari itu, belajar merupakan proses yang berlangsung sepanjang hidup. sejak kecil, sebelum mengenyam bangku pendidikan, seorang anak dididik oleh orang tuanya namun setelah ia ada pada usia sekolah tentu saja seorang anak menempuh proses pendidikan formal melalui sekolah. Di sekolah anak mendapatkan pengalaman belajar yang bertahap dan berkesinambungan demi untuk membentuk pribadi yang terdidik dan berakhlak mulia. sedangkan melalui pengalaman kehidupan setiap pribadi belajar dari sekolah kehidupan lewat berbagai pengalaman hidup yang dialami, setiap pribadi   terus belajar memperbaiki diri dan kehidupan menjadi lebih baik.

Pada penulisan artikel ini penulis membahas tentang respon peserta didik dalam kegiatan  pembelajaran di SMA N 1 Halmahera Utara. Untuk itu penulis merasa perlu untuk memberikan sedikit gambaran mengenai sekolah tersebut. 

Sekilas tentang SMANSA HU

SMANSA HU atau SMA N 1 Halmahera utara merupakan salah satu sekolah favorit di kabupaten halmahera utara dan sekitarnya. Hal tersebut dibuktikan dengan tingginya minat peserta didik dan orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah ini. sekolah yang terletak di pusat kota Tobelo ibukota kabupaten Halmahera Utara ini memiliki jumlah peserta didik terbanyak. yakni lebih dari 1000 peserta didik yang menempuh pendidikan pada lembaga pendidikan ini.pada sekolah ini terdapat 25 rombongan belajar, 50 tenaga pendidik sesuai dengan kualifikasi pendidikan  masing-masing, sarana prasarana yang tersedia di sekolah ini cukup menunjang kegiatan belajar berjalan dengan baik dan lancar. untuk memangkas jumlah peserta didik agar sesuai dengan daya tampung  yang tersedia maka pada setiap kegiatan penerimaan peserta didik baru diadakan seleksi melalui serangkaian tes maupun wawancara, dan pendaftar yang diterima adalah yang lulus seleksi masuk melalui serangkaian tes maupun wawancara yang dilaksanakan oleh panitia PPDB SMANSA HU.

Sebelum pandemi covid 19 melanda negeri tercinta ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah ini berjalan dengan lancar, dibawah kepemimpinan kepala sekolah bapak Marthin Manuel, S. Pd. M. Pd, yang menerapkan kedisiplinan terhadap para guru, pegawai, bahkan peserta didik sehingga kegiatan belajar terkoordinir dengan baik. namun di akhir bulan maret 2020 untuk mencegah penyebaran covid 19, berdasarkan instruksi dari dinas pendidikan provinsi Maluku utara dan pemda setempat maka kegiatan belajar harus dialihkan melalui proses dalam jaringan. mau tidak mau, suka ataupun tidak suka, keadaan mengharuskan semua pihak baik guru maupun peserta didik harus berbenah untuk menerima dan menjalankan kebiasaan baru yakni belajar dari rumah. 

Dalam penerapannya, kegiatan belajar daring berjalan dengan lancar meskipun pada awalnya tentu saja semua pihak harus menyesuaikan dengan model pembelajaran baru yakni belajar  tanpa bertatap muka. Harus diakui bahwa ada banyak hal yang berubah namun guru haruslah tetap semangat memberikan ilmu yang berguna demi menciptakan generasi yang terdidik dan siap bersaing menghadapi perubahan zaman. Perubahan iklim belajar yang terjadi mengharuskan semua pihak harus siap dan tanggap terhadap setiap perubahan, guru harus bisa menyajikan kegiatan belajar yang menarik minat peserta didik untuk belajar, tentu saja dengan model yang bervariatif  meskipun secara daring demi untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan efisien. dan peserta didik pun harus menyesuaikan dengan pola belajar daring.  namun yang penting ada kemauan  disitu ada jalan. sehingga meskipun ditengah situasi pandemi kegiatan belajar dapat terlaksana.

Dalam memulai sesuatu tentu tak selamanya berjalan mulus pasti ada saja onak duri ataupun kerikil tajam yang menghalangi sebuah perjalanan. Begitu pula dengan kegiatan belajar daring tentu saja mengalami yang namanya kendala. Dalam artikel ini penulis menggambarkan kendala pada respon peserta didik yang bervariasi dalam mengikuti kegiatan belajar secara daring. untuk menunjang kegiatan belajar daring, tentu saja setiap peserta didik harus memiliki yang namanya smart phone. Smartphone menjadi kebutuhan utama untuk bisa ikut dalam kegiatan belajar dalam jaringan, dan yang kedua yaitu kuota data. tanpa kedua hal ini tidak mungkin peserta didik dapat mengikuti pembelajaran daring.  Hal ini menjadi suatu kendala karena tidak semua peserta didik memiliki latar belakang ekonomi yang tinggi sehingga untuk memperoleh smart phone membutuhkan waktu, ada kisah sedih dibalik ini semua, dimana ada peserta didik yang harus pinjam HP tetangga, saudara, teman demi untuk bisa mengikuti kegiatan belajar daring, ada juga yang rela "nebeng", belajar bersama teman menggunakan satu HP sehingga untuk merespon pembelajaran harus bergantian. Ada juga yang demi mendapatkan smart phone agar bisa ikut belajar, harus bekerja sebagai buruh  bangunan, mencetak batu bata, dan berbagai pekerjaan lainnya yang rela mereka lakukan demi sebuah smart phone untuk bisa ikut belajar daring  dan kendala lainnya yang paling sering dikeluhkan dan menjadi alasan peserta didik tidak ikut kegiatan belajar adalah pada kuota data. karena  kehabisan kuota data sehingga terpaksa tidak ikut belajar. namun disamping berbagai kendala yang dialami, ada tekad dari peserta didik untuk mengikuti pembelajaran daring. Hal tersebut dibuktikan dengan  berbagai usaha peserta didik untuk bisa mengikuti kegiatan belajar daring meskipun harus sambil bekerja hanya untuk beli kuota ataupun membeli smart phone yang bisa dipakai untuk belajar. 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan belajar daring di SMANSA HU menggunakan aplikasi whatsapp yang memungkinkan guru menyampaikan materi, media belajar baik berupa gambar atau video dan lainnya, penjelasan materi lewat voice note, serta memberikan pertanyaan kepada peserta didik. ataupun membuat kelompok diskusi. Respon atau tanggapan peserta didik dalam pembelajaran sangat baik dimana peserta didik selalu merespon pembelajaran dengan memberikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberikan pertanyan  dan merespon setiap proses pembelajaran yang disajikan guru dengan baik meskipun tidak dapat disangkal bahwa di setiap kelas ada saja peserta didik yang berdalih sehingga tidak ikut belajar dan tidak merespon kegiatan pembelajaran. namun jika diklasifikasikan  berdasarkan pengamatan penulis dalam mengajar daring maka bisa ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar peserta didik  di SMAN 1 Halut merespon kegiatan belajar dengan baik. Hal tersebut terlihat melalui respon peserta didik dalam kelas daring ketika mengikuti pembelajaran. Bahkan ada diantara mereka yang rela bekerja sesudah jam belajar usai hanya untuk bisa membeli kuota bahkan membeli smart phone.

Dari penulisan artikel yang sederhana ini, penulis hendak menyampaikan bahwa iklim pendidikan boleh berubah namun semangat dan usaha guru dan peserta didik dalam mengajar dan belajar harus tetap berkembang sehingga dapat mnyesuaikan diri dengan berbagai perubahan zaman yang terjadi. Apapun kondisinya pendidikan harus terus berjalan untuk itu tekad, tanggung jawab, kerja keras dari para pendidik dan respon serta kemauan yang kuat dari peserta didik menjadi motivasi bagi setiap guru untuk terus belajar menyajikan pembelajaran yang terbaik bagi anak bangsa. Tuhan telah memberi kepercayaan kepada setiap guru untuk mendidik generasi bangsa menjadi generasi yang terdidik, berakhlak mulia, berkarakter Kristus serta siap bersaing menghadapi perubahan zaman. tetaplah berjuang memberikan yang terbaik bagi generasi bangsa, Tuhan Yesus memberkati.






Minggu, 08 November 2020

Luciana M. Nanlohy, S. Si. Teol

                           RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Sekolah                                 :SMA Negeri 1 Halmahera Utara

Mata Pelajaran                    : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                    : XI/ Ganjil

Materi Pokok                       : Tanggung jawabku terhadap keluarga

Alokasi Waktu                     : 2 Minggu x 3 Jam Pelajaran @45 Menit

 

A.      Kompetensi Inti

·         KI-1:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

·         KI-2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.

·         KI 3:Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

·         KI4:Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

 

B.      Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar

Indikator

1.2     Menghayati nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan keluarga dan pernikahan

*  Menghayati nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan keluarga dan pernikahan

2.2     Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan keluarga dan pernikahan

*  Mengembangkan perilaku tanggung jawab sebagai wujud pengakuan terhadap peran Allah dalam kehidupan keluarga

3.2     Menganalisis pentingnya nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan keluarga dan pernikahan

·      Memaknai arti kehadiran anak dalam keluarga

·      Menjelaskan peran orang tua dalam kehidupan keluarga

·      Menghayati tanggung jawab anak kepada orang tua melalui artikel yang dibaca

 

4.2     Membuat karya yang berkaitan dengan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan keluarga dan pernikahan.

*   Membuat komitmen untuk menghargai orang tua

 

C.      Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik diharapkan dapat:

·         Memaknai arti kehadiran anak dalam keluarga

·         Menjelaskan peran orang tua dalam kehidupan keluarga

·         Menghayati tanggung jawab anak terhadap orang tua melalui artikel yang dibaca

·         Membuat komitmen untuk menghargai orang tua

 

D.      Materi Pembelajaran

Ø  Tanggung jawabku terhadap keluarga

·         Anak Dalam Keluarga

·         Tanggung jawab anak

E.      Metode Pembelajaran

Model Pembelajaran : Discovery Learning

Metode                          : Tanya jawab, wawancara, diskusi, ceramah

 

 

F.         Langkah-Langkah Pembelajaran

1 . Pertemuan Pertama (3 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)

Guru :

Orientasi

v Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

v Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

v Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Apersepsi

v Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

v Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

v Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

v Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

v Apabila materi tema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

Ø Anak Dalam Keluarga

Ø Tanggung Jawab Anak

v Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

v Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

v Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

v Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

 

v Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 105 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation

(stimullasi/

pemberian

rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Anak Dalam Keluarga  dan Tanggung Jawab Anak  dengan cara :

v Melihat/ Mendengar (tanpa atau dengan Alat)

Ø Menyaksikan video/lagu serta menyanyikan lagu yang berkaitan dengan materi yang akan dibahas “Di Doa Ibuku”

-Guru mengajukan pertanyaan, peserta didik menjawab

-Guru memberikan penjelasan tambahan tentang pesan lagu yang   dinyanyikan dan kaitannya dengan materi pelajaran

 

v Mengamati

Ø Lembar kerja materi Anak Dalam Keluarga dan Tanggung Jawab Anak

Ø Pemberian contoh-contoh materi untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

v Membaca.

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Anak Dalam Keluarga dan Tanggung Jawab Anak

v Menulis

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait materi :Anak Dalam Keluarga dan Tanggung Jawab Anak

v Mendengar

Pemberian materi Anak Dalam Keluarga dan Tanggung Jawab Anak  oleh guru.

v Menyimak

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

Ø Anak Dalam Keluarga

Ø Tanggung Jawab Anak

untuk melatih rasa syukur,kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem

statemen

(pertanyaan/

identifikasi

masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

v Mengajukan pertanyaan tentang materi :

Ø Anak Dalam Keluarga

Ø Tanggung Jawab Anak

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data

collection

(pengumpulan

data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

v Mengamati obyek/kejadian

Mengamati dengan seksama materi   yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/ lagu

v Membaca sumber lain selain buku teks

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi yang sedang dipelajari.

v Aktivitas

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi  yang sedang dipelajari.

v Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

Mengajukan pertanyaan berkaitan dengan materi  yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

v Mendiskusikan

Peserta didik mendiskusikan serta mengerjakan LKPD tentang “kisah ayah, anak dan burung pipit “yang berkaitan dengan  materi Anak Dalam Keluarga dan Tanggung jawab Anak

v Mengumpulkan informasi

Mencatat semua informasi tentang materi  yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

v Mempresentasikan ulang

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri sesuai dengan pemahamannya.

v Saling tukar informasi tentang materi :

Ø Anak Dalam Keluarga

Ø Tanggung Jawab Anak

Untuk memperoleh  pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan pelajaran kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

 

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

v Berdiskusi tentang data dari Materi :

Ø Anak Dalam Keluarga

Ø Tanggung Jawab Anak

v Mengolah informasi dari materi Anak Dalam Keluarga dan Tanggung Jawab Anak  yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

v Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Anak Dalam Keluarga dan Taggung jawab Anak

Verification

(pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

v Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

Ø Anak Dalam Keluarga

Ø Tanggung Jawab Anak

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization

(menarik

kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

v Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi  berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

v Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

Ø Anak Dalam Keluarga

Ø Tanggung Jawab Anak

v Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentang materi yang dipelajari  dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

v Bertanya atas presentasi tentang materi Anak Dalam Keluarga dan Tanggung Jawab Anak  yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

v Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

Ø Anak Dalam Keluarga

Ø Tanggung jawab Anak

v Menjawab pertanyaan tentang materi  yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

v Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  yang akan selesai dipelajari

v Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (15 Menit)

Peserta didik :

v Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Anak Dalam Keluarga dan Tanggung jawab Anak yang baru dilakukan.

v Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  yang baru diselesaikan.

v Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus dipelajari pada pertemuan berikutnya.

Guru :

v Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  untuk materi pelajaran Anak dalam keluarga dan tanggung jawab anak

v Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Anak Dalam Keluarga dan Tanggung jawab Anak

v Memberikan penghargaan  kepada  kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. Bernyanyi dan berdoa bersama mengakhiri kegiatan pembelajaran.

 

G.      Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan

 

H.        Penilaian Hasil Pembelajaran

1.       Penilaian Skala Sikap

Berilah tanda “centang” (√) yang sesuai dengan kebiasaan kamu terhadap pernyataan-pernyataan yang tersedia!

 

No

Pernyataan

Kebiasaan

Selalu

Sering

Jarang

Tidak Pernah

Skor 4

Skor 3

Skor 2

Skor 1

1

Taat dan patuh pada  orang tua di rumah

 

 

 

 

2

Menghormati orang tua

 

 

 

 

3

Bersikap sopan dan santun

 

 

 

 

4

Suka menolong

 

 

 

 

5

Berkata jujur terhadap orang tua

 

 

 

 

Nilai akhir = Jumlah skor yang diperoleh peserta didik× 100

skor tertinggi 4

 

2.       Penilaian Pengetahuan

Contoh Penilaian Tertulis

 

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen

Kelas/Semester : XI / 1 (satu)

 

 Mensuplai jawaban singkat atau pendek:

1. Jelaskan bentuk tanggung jawab yang dapat kamu lakukan dalam keluargamu !

2. ..................................

 

Cara Penskoran:

Skor diberikan kepada peserta didik tergantung dari ketepatan dan kelengkapan jawaban yang diberikan/ditetapkan guru. Semakin lengkap dan tepat jawaban, semakin tinggi perolehan skor.

 

 

3.       Penilaian Keterampilan,  contoh Check list

Format Penilaian Praktik: bermain peran tokoh/cerita Alkitab

Nama peserta didik: ________ Kelas: _____

 

No

Aspek Yang Dinilai

Skala Penilaian

5

4

3

2

1

1.

Penghayatan

 

 

 

 

 

2.

Atribut pendukung yang digunakan

 

 

 

 

 

3.

Kerja sama

 

 

 

 

 

4.

Ketepatan isi cerita

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

Kriteria penilaian dapat dilakukan sebagai berikut:

5 = sangat baik

4 = baik

3 = cukup

2 = kurang

1 = sangat kurang

 

 

 

 

 

Penilaian unjuk kerja yang menggunakan skala penilaian memungkinkan penilai mem­beri nilai tengah terhadap penguasaan kompetensi tertentu, karena pemberian nilai secara kontinum di mana pilihan kategori nilai lebih dari dua. Skala penilaian teren­tang dari tidak sempurna sampai sangat sempurna. Misalnya: 5 = sangat kompeten, 4 = kompeten, 3 = cukup kompeten, 2 = kurang kompeten, dan 1 = sangat kurang kompeten. Untuk memperkecil faktor subyektivitas, perlu dilakukan penilaian oleh lebih dari satu orang, agar hasil penilaian lebih akurat.

 

4.       Penilaian Diskusi

Peserta didik berdiskusi tentang memahami makna .

Aspek dan rubrik penilaian:

1)       Kejelasan dan ke dalaman informasi

(a)     Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan ke dalaman informasi lengkap dan sempurna, skor 100.

(b)     Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 75.

(c)     Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi kurang lengkap, skor 50.

(d)     Jika kelompok tersebut tidak dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi, skor 25.

 

Contoh Tabel:

No.

Nama Peserta didik

Aspek yang Dinilai

Jumlah Skor

Nilai

Ketuntasan

Tindak Lanjut

Kejelasan dan Kedalaman Informasi

T

TT

R

R

1

 

 

 

 

 

 

 

 

Dst.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2)       Keaktifan dalam diskusi

(a)     Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi, skor 100.

(b)     Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi, skor 75.

(c)     Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 50.

(d)     Jika kelompok tersebut tidak aktif dalam diskusi, skor 25.

 

Contoh Tabel:

No.

Nama Peserta didik

Aspek yang Dinilai

Jumlah Skor

Nilai

Ketuntasan

Tindak Lanjut

Keaktifan dalam Diskusi

T

TT

R

R

1

 

 

 

 

 

 

 

 

Dst.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3)       Kejelasan dan kerapian presentasi/ resume

(a)     Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resumedengan sangat jelas dan rapi, skor 100.

(b)     Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan jelas dan rapi, skor 75.

(c)     Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan sangat jelas dan kurang rapi, skor 50.

(d)     Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan kurang jelas dan tidak rapi, skor 25.

Contoh Tabel:

No.

Nama Peserta didik

Aspek yang Dinilai

Jumlah Skor

Nilai

Ketuntasan

Tindak Lanjut

Kejelasan dan Kerapian Presentasi

T

TT

R

R

1

 

 

 

 

 

 

 

 

Dst.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.       Remedial

Peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan dijelaskan kembali oleh guru. Guru melakukan penilaian kembali dengan soal yang sejenis atau memberikan tugas individu terkait dengan topik yang telah dibahas. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan, contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).

 

 

 

 

CONTOH PROGRAM REMIDI

 

Sekolah                                                  : ........................

Kelas/Semester                                     : ........................

Mat Pelajaran                                       : ........................

Ulangan Harian Ke                              : ........................

Tanggal Ulangan Harian                    : ........................

Bentuk Ulangan Harian                     : ........................

Materi Ulangan Harian                       : ........................

(KD/Indikator                                       : ........................

KKM                                                       : ........................

 

No

Nama Peserta Didik

Nilai Ulangan

Indikator yang Belum Dikuasai

Bentuk Tindakan Remedial

Nilai Setelah Remedial

Ket.

1

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

dst,

 

 

 

 

 

 

 

6.       Pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi  sebelum waktu yang telah ditentukan, diminta untuk soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-pertanyaan yang lebih fenomenal dan inovatif atau aktivitas lain yang relevan dengan topik pembelajaran. Dalam kegiatan ini, guru dapat mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan.

 

7.       Interaksi Guru dengan Orang Tua

Interaksi guru dengan orang tua perlu dilakukan, salah satunya adalah, guru meminta peserta didik memperlihatkan kolom kolom kegiatan dalam buku teks peserta didik kepada orang tuanya dengan memberikan komentar dan paraf.

Dapat juga dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua tentang perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau berkomunikasi langsung, dengan pernyataan tertulis atau lewat telepon tentang perkembangan kemampuan terkait dengan materi.

 

I.        Media, Alat/Bahan, dan Sumber belajar

 

Media Pembelajaran

Media :

·         Worksheet atau lembar kerja (siswa)

·         Lembar penilaian

·         LCD proyektor

 

 

 

Alat/Bahan :

·         In focus

·         Laptop

·         Internet

 

J.       Sumber Belajar

·         Buku Pendidikan Agama Kristen Siswa dan guru Kelas XI, Kemendikbud, Tahun 2017, PAK & Budi Pekerti kls.XI, BPK-Gunung Mulia, Tahun 2017

·         Buku refensi yang relevan,

·         Alkitab

·         Lingkungan setempat

 

 

                                                                                                                 Tobelo,     Juli  2020

 

Mengetahui

Kepala SMAN 1 Halut                                                        Guru Mata Pelajaran

 

Marthin Manuel S.Pd.M.Pd                              Luciana M. Nanlohy, S.Si.Teol NIP.197809132005011013                                                 NIP. 198201232009032004

Our Team

  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers